Forum

Jasa Drone Dji Mavic Air Di Mayang, Jambi

ARVINDO ART HP 081310776710 WA 081994573224 JASA DRONE DJI MAVIC AIR DI JAMBI

Membandingkan Spesifikasi DJI Mavic Air dengan DJI Mavic Pro

DJI MAVIC AIR FOLDED

 

SPESIFIKASI FRAME / BODY DJI MAVIC PRO VS DJI MAVIC AIR

Hal pertama yang yang saya perhatikan dalam melihat spesifikasi sebuah drone pasti masalah konstruksinya. Pastinya mencakup berat, desain, safety, dll, saya sebagai perakit drone pastinya sedikit banyak mengerti bahwa masalah frame ini esensi dan sangat amat menentukan performa & safety. Dilihat dari beratnya, DJI Mavic Pro memiliki berat 743 Gram, sedangkan DJI Mavic Air memiliki berat 430 Gram, yang berarti  43% lebih ringan, wow pastinya, mendekati dengan DJI spark. Tapi apakah bobot yang lebih ringan 313 gr ini akan menarik para droner untuk langsung membeli DJI Mavic Air ?  Saat traveling / naik gunung sekalipun, mengurangi berat 300 gram tentunya bukan hal yang signifikan. Demikian juga dari dimensinya, DJI Mavic air memiliki dimensi ruang yang lebih kecil kurang lebih 35% dibanding DJI Mavic Pro, apakah faktor ini signifikan untuk anda langsung memutuskan membeli DJI Mavic Air ? Hm...buat saya sih belum tentu.

PERFORMA DASAR TERBANG & AIRCRAFT SPECS

Perhatian berikutnya adalah membandingkan kinerja terbang kedua drone keluarga DJI Mavic ini yang terlihat mirip-mirip. Dari sisi kecepatan terbang naik (ascend rate) masih lebih unggul DJI Mavic Pro ketimbang Mavic Air, Tapi kecepatan terbang horizontal pada sport mode, DJI Mavic Air unggul tipis sekali, itupun untuk pengujian tanpa angin, dimana kedua drone di claim mampu terbang mendekati angka 65 Km/J.
 
Nah selanjutnya soal FLIGHT TIME, ini yang cukup menjadi perhatian bagi para droner termasuk saya. DJI Mavic Pro masih lebih unggul soal flight time ketimbang DJI Mavic Air. Dalam keadaan tak berangin, DJI Mavic pro diklaim mampu terbang melayang ditempat (hover) selama 24 menit, sedangkan DJI Mavic Air hanya mampu bertahan sampai 20 menit saja. 
 
 Dalam spesifikasi teknisnya DJI mengklaim bahwa DJI MAVIC PRO mampu terbang sampai sejauh 13 km, sementara DJI Mavic Air hanya sampai 10 Km saja. Tapi ingat ya, itu dalam kondisi tak berangin, dan pengalaman saya, di kota hampir tak mungkin sinyal transmitter mampu menembus lebih dari 3km, karena masalah kepadatan frequkuensi pemancar radio dari HP, microwave, wifi, pemancar radio, TV, dll.
 
Kedua Drone baik Mavic Pro & Mavic air digerakan oleh battere pintar (Intelligent Battery) yang digerakan oleh Lipo Battery dengan 3 Sel didalamnya dengan kisaran tegangan 12v. Tapi karena bobot Mavic Air lebih kecil, kapasitas batterenya hanya 2375 mah sedangkan Mavic pro jauh lebih besar yaitu 3830 mah. Ini artinya DJI Mavic Air memiliki battere yang kurang lebih 40% lebih kecil dibanding DJI Mavic Pro. 
 
REMOTE CONTROL
DJI MAVIC AIR Remote Control
Dari sisi teknis, kedua remote control baik MAVIC PRO dan MAVIC air tidak memiliki beda yang significant dalam hal performa, tapi pada remote MAVIC AIR tidak dilengkapi display LCD. Hmm pentingkah display LCD pada remote control ?  Buat saya sih penting, mengapa ?  terkadang aplikasi DJI Go Apps pada smartphone yang kita gunakan saat terbang tak jarang mengalami CRASH, dalam keadaan smartphone mati, saya masih bisa melihat flight parameter seperti sisa level batere pada LCD remote. Ya,  minimal masih memberikan kepercayaan diri saat terbang dengan smartphone mati... ha ha ha.
 
Kedua drone DJI Mavic ini sama-sama memerlukan aplikasi DJI GO 4 untuk mengendalikannya, dari spesifikasi teknisnya sekilas mirip, HANYA ada satu hal yang mengganjal saya yaitu LATENCY. DJI mengklaim latency DJI MAVIC Air adalah: 170 - 240 ms sedangkan DJI MAVIC PRO: 160-170ms. Yang artinya latency Mavic Pro lebih baik ketimbang Mavic Air, ini karena ada perbedaan system dalam mentransmisikan gambar dari drone ke transmitter, DJI MAVIC PRO menggunakan teknologi Ocusync sementara DJI Mavic Air menggunakan sistem enchanced Wifi. Latency paling terasa pengaruhnya saat kita melihat streaming video saat terbang, dimana terjadi delayed antara kondisi nyata dengan kondisi yang terlihat pilot melalui layar. Sederhananya saat terbang mendekati objek, saat pilot melihat melalui layar jaraknya masih jauh, kenyataannya jaraknya lebih dekat dari yang sesungguhnya dilihat pilot, ini akibat faktor keterlambatan transmisi data (latency) pada transmisi data.
 
ARVINDO SIAP MELAYANI PENJUALAN DRONE YANG ANDA BUTUHKAN
 
INFO LEBIH LANJUT
 
WA 081994573224
 
HP 081310776710
 
IG @arvindodrone
 
 
 
 

You need to be a member of Anak Bangsa Digital Ekosistem Indonesia to add comments!

Join Anak Bangsa Digital Ekosistem Indonesia

Email me when people reply –