Blog

metode menghafal dengan gerakan (1)

  1. A.    Anak memiliki daya ingat yang sangat kuat.

Anak memiliki otak bagaikan daya sponge yang bisa mengisap air sebanyak-banyaknya.Otak dan ingatan anak juga mampu menyerap dan mengingat banyak hal kemudian menyimpannya dalam jangka panjang. Dalam catatan sejarah, banyak sekali ilmuwan-ilmuwan Islam yang menjadi penghafal Al-Qur’an di usia belia mereka. Ternyata, Al-Qur’an tidak akan pernah menjadi pengganggu daya kemampuan anak terhadap pelajaran-pelajaran selainnya, tapi justru membantu kekuatan daya ingat, kemampuan berpikir anak, dan potensi latihan dalam mengingat sesuatu. Tayangan televisi di samping memiliki daya pikat yang luar biasa dan manfaat pembelajaran bagi anak Anda juga tidak terlepas dari efek negativf yang berdampak pada kematian moral dan akhlak, perusakan kepribadian dan keyakinan akan Allah SWT.  Tampa penjelasan yang panjang, Anda pun dapat menilai potensi media pertelevisian kita yang semakin marak mengedepankan kebebasan tak berbatas, tayangan yang cenderung mengajarkan anak-anak menjadi manusia remaja karbitan.

Daya ingat anak yang menyimpan semua tayangan tersebut, menjadikan mereka mencontoh prilaku tak layak, aktifitas yang tak pantas di luar dari jalur pendidikan untuk usia mereka hanya karena pertelevisian mengejar rating dan tuntutan konsumen masyarakat.

Solusi apa yang dilakukan METODE ACQ?

Mengoptimalisasikan kemampuan menghafal anak yang luar biasa pada usia ini, METODE ACQ mengkolaborasikan sistem penghafalan ayat-ayat pendek, surah-surah pendek dan surah-surah lainnya dengan gerakan isyarat dan permainan-permainan edukasi bernafaskan Al-Qur’an dan tidak keluar dari konteks ayat yang di ajarkan. Ketika anak-anak lupa dengan ayat yang di hafalkan maka cukup dengan gerakan yang kita berikan, anak mampu mengingat ayat yang terlupakan.Bukan hanya mengingat ayat tapi juga mengetahui makna dan artinya. Dari beberapa pelatihan yang kami lakukan di berbagai tempat di seluruh Indonesia, Tim METODE ACQ selalu mengizinkan kehadiran anak-anak usia 3 hingga 6 tahun di dalam ruangan pelatihan pada hari pertama sebagai simulasi percobaan akan efektifitas penggunaan METODE ACQ bagi anak-anak.

Hasilnya, di bandingkan peserta yang notebene kebanyakan guru dan orang tua, peserta anak-anak lebih cepat dan lebih awet mengingat gerakan isyarat, makna ayat serta menghafalkan Al-Qur’an yang kami berikan.Tidak jarang dalam pelatihan METODE ACQ, justru anak-anak kecil-lah yang mendapatkan nilai tertinggi dalam ujian sertifikasi yang diberikan oleh Lembaga Aku Cinta Al-Qur’an (ACQ).

Link Terkait:

Kenapa METODE ACQ, Efektif Bagi Menghafal Anak-anak? Bag. 2

Read more…