Blog

jual pohon tin bandung (1)

Informasi lebih lengkap bisa kontak langsung ke nomor HP atau WA Kang Asep Bezo 08818233595

Kebun ini beralamat di Jalan Pasir Luhur, Gg. Buah 4, RT.01/RW.11, No. 114, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung

“Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun” (QS. At Tin : 1).

Pohon Tin bisa tumbuh di Bandung? Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana mungkin pohon yang asalnya dari Arab itu bisa tumbuh di Bandung yang iklim, jenis tanah dan curah hujannya sangat jauh berbeda. Namun berkat kerja keras Asep Sulaeman (40 tahun) yang lebih akrab dipanggil dengan Kang Asep, bukan hanya pohon Tin yang bisa tumbuh kembang di Bandung, tapi juga pohon-pohon lainnya yang disebutkan dalam Al Qur’an, seperti pohon Zaitun (QS. Abasa : 29), pohon Kurma (QS. Maryam : 25), pohon Pisang (QS. Al Waqi’ah : 29), pohon Bidara (QS. Al Waqi’ah : 28), pohon Anggur (QS. Abasa : 28) dan pohon Delima (QS. Al An’am : 99). Subhanallah, dan karena alasan inilah Kang Asep menamakan kebunnya dengan Kebun Al Qur’an.

AWAL BERDIRINYA KEBUN AL QUR’AN

Di rumahnya yang adem, berlokasi di daerah Pasir Luhur, Padasuka ini Kang Asep, yang juga seorang terapis dan herbalis handal itu bercerita bahwa awalnya kebunnya itu adalah kebun herba. Suatu saat ada pertemuan para herbalis dimana disana dibagikan buah Tin dari Arab pada semua peserta dan Kang Asep waktu itu tidak mendapatkan jatah bagiannya. Sejak itu ia bertekad bahwa suatu hari ia akan menanam sendiri buah Tin sebanyak-banyaknya di rumahnya. Sejak akhir 2013 mulailah ia mewujudkan cita-citanya itu dengan beralih ke Kebun Al Qur’an, dengan cara mengontak teman-temannya yang bepergian ke Mesir, Palestina, Italia dan Perancis. Dari teman-temannya itulah ia mendapatkan bibit Tin, bahkan dari salah seorang konglomerat kenalannya, pernah juga ia mendapatkan satu dua pohon Tin. Dulu pohon Tin sangat mahal harganya bisa mencapai 500 ribu rupiah sebatang. Kemudian pohon Tin tersebut dicoba dipelihara dan Alhamdulillah ternyata berhasil tumbuh dengan subur. Keuntungan dari penjualan pohon Tin tersebut dipakai untuk membeli bibit lagi, demikian seterusnya hingga lama kelamaan jadilah sebuah kebun.

Kang Asep di kebunnya, sebagian di pekarangan depan dan sebagian di atap rumahnya

Jenis-jenis Buah Tin dari berbagai negara

Kurma Muda ada yang Merah dan Kuning

Awalnya memang agak sulit untuk melakukan adaptasi. Kang Asep mencoba untuk mengukus media tanamnya sebagai usaha untuk melakukan sterilisasi. Setelah berkali-kali melakukan eksperimen, sekarang Alhamdulillah sudah berhasil mencangkok sendiri. Konon rasa buah-buahan yang tumbuh di Bandung tidak jauh berbeda dengan varietas aslinya di Arab. Koleksi di Kebun Al Qur’an sangat beragam. Untuk pohon Tin misalnya ada sekitar 100 varietas, antara lain Green Yordan, Brown Turkey, Red Palestine, Blue Giant dan LSU Gold dari Amerika, Negrone Perancis dan Black Italian. Pohon Bidara bibitnya dari Arab. Pohon Zaitun jenis Black Mission bibitnya berasal dari Perancis dan Peru, sementara untuk jenis Nevadillo berasal dari Italia. Pohon Pisang Cavendish bibitnya dari Brazil, pohon Kurma tropis bibitnya dari Thailand dan Arab. Ada juga Miracle Fruits dari Afrika, keunikannya adalah ketika kita makan buah ajaib itu, seketika buah jeruk yang asam sekalipun mendadak menjadi manis rasanya.

MANFAAT KEBUN AL QUR’AN

Di Kebun Al Qur’an ini, banyak pengunjung berdatangan dari segala latar belakang dan daerah. “Tamu yang datang ke tempat ini Alhamdulillah banyak, mulai dari pelajar sampai pengusaha. Bahkan dari luar negeri pun pernah datang ke kebun ini, misalnya dari Malaysia”, ujar pria yang sangat ramah dan tak kenal lelah dalam mendampingi dan menjamu tamu-tamunya ini.

“Pelajar biasanya kesini untuk penelitian, mengenal nama-nama jenis pohon dan manfaatnya. Sedangkan pengusaha, misalnya pengusaha property Kampoeng Kurma Cipanas, di Kabupaten Lebak Banten, mengajak untuk bekerja sama dalam penyediaan pohon Kurma di lokasi perumahannya. Selain itu Herba Penawar Al-Wahida, sebuah perusahaan herba internasional yang berpusat di Malaysia mengajak bekerja sama untuk penanaman 1000 pohon Tin di lereng Gunung Merapi sebagai bahan racikan herba”.

Teh Tubruk Daun Tin

Teh Celup Daun Tin

Di Kebun Al Qur’an para pengunjung juga dapat menikmati Teh Tubruk dan Teh Celup Daun Tin hasil racikan Kang Asep, yang aromanya sangat khas dan wangi juga harganya sangat terjangkau. Untuk 1 dus teh celup isi 25 sachet Kang Asep mematok harga 25 ribu rupiah. Bagi penggemar teh tubruk, tidak usah kuatir karena harga perkemasannya juga sama.

Ketika ditanya apa saja manfaat dari mengkonsumsi Teh Daun Tin ini, Kang Asep sambil tersenyum menjawab, “Wah, banyak sekali. Diantaranya bagus untuk menguatkan tulang karena daun Tin ini memiliki kalsium yang tinggi. Bagi yang kurang darah cocok juga karena dapat meningkatkan produksi zat besi. Selain itu juga menormalkan nafsu makan bagi anak-anak yang susah makan. Untuk penderita asma menahun, teh daun Tin ini direbus dua kali sehari, insya Allah asmanya akan berangsur-angsur membaik. Manfaat lain dapat menstabilkan detak jantung, bagi yang dadanya suka berdebar-debar tak nyaman. Bagi penderita kolesterol, teh daun Tin ini dapat membantu untuk menstabilkan, asal rutin saja minum air rebusannya. Banyak yang berhenti minum obat kimia setelah minum teh daun Tin ini. Bagi ibu-ibu yang kegemukan, minum teh daun Tin dapat membantu menurunkan berat badan secara cepat”.

KOMUNITAS PARA PENCINTA TANAMAN AL QUR’AN

Menurut Kang Asep, untuk pohon Tin, sudah memiliki komunitas yang bernama Figs Fighter Community (FFC), yang beranggotakan sekitar 100 orang. Misi dari komunitas ini adalah untuk mengembangkan masyarakat pembudidaya Tin di Indonesia. Komunitas pencinta kurma juga ada namanya Komunitas Kurma Nusantara.

Komunitas Pencinta Tin “Figs Fighter Community”

AKTIVITAS SAAT INI

Saat ini Kebun Al Qur’an baru sampai pada tahap pembibitan dan pengolahan produk dalam bentuk teh celup, teh tubruk dan cemilan. Namun pengiriman paket sudah sampai ke seluruh penjuru Nusantara hingga ke Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi, bahkan juga keluar negeri yaitu ke Singapura. “Hanya ke Papua saja yang belum terjangkau, karena maksimal pengiriman adalah 10 hari. Lebih cepat pengiriman ke Singapura”, ujar Kang Asep.

Prestasi yang pernah diraih Kebun Al Qur’an ini di antaranya adalah mendapatkan predikat sebagai “seller terbaik” tahun 2016 versi komunitas, dengan rekor penjualan mencapai 100 pohon per minggu dan omset mencapai 1 hingga 3 juta rupiah per hari.

RENCANA PENGEMBANGAN KE DEPAN

Di masa mendatang Kebun Al Qur’an akan mulai mengembangkan diri pada tahap selanjutnya yaitu pembuahan, wisata, pelatihan budi daya, konsultan dan aneka produk olahan yang tentunya menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan usaha maksimal untuk mewujudkannya.

Akhir kata, Kang Asep berpesan, “Semangat terus untuk menanam. Hijaukan bumi dengan kasih sayang dan kita pun akan mendapatkan indahnya keberkahan. Apa yang kita tanam akan balik lagi ke diri kita masing-masing”.

Keluarga Kang Asep

LOKASI KEBUN AL QUR’AN

Pengunjung yang datang ke Kebun Al Qur’an tidak dipungut biaya alias gratis. Kebun ini beralamat di Jalan Pasir Luhur, Gg. Buah 4, RT.01/RW.11, No. 114, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Informasi lebih lengkap bisa kontak langsung ke nomor Handphone atau WhatsApp Kang Asep, 08818233595.

Bagi yang naik angkutan umum bisa mengambil jurusan Cicaheum-Ciroyom, Cicaheum-Ledeng, atau Cicaheum-Cileunyi dan berhenti di depan Jalan Padasuka, kemudian bisa naik ojek dan minta diantar ke Kebun Kang Asep.

Bandung, 13/08/2017

vitasarasi@yahoo.com

vitasarasi17968@gmail.com 

081314684499

Read more…