Blog

Info untuk Para Member

Selamat Datang di ABDEKO, Komunitas Bisnis Digital Ekosistem

3658182072?profile=RESIZE_710xSalam, Sejahtera..

Alhamdulillah, Puji Syukur kepada Tuhan, perkembangan web komunitas kita semakin dewasa. ABDEKO eksis sampai detik ini berkat dukungan para member dan pengunjung yang selalu aktif. Untuk keberlangsungan komunitas ini menjadi lebih baik dan profesional, mulai Oktober 2019, ABDEKO menyediakan fitur membership kepada setiap member yang ingin mem-posting dan mempromosikan produknya hingga Page One. Sahabat ABDEKO yang pernah melakukan posting semasa promo free…

Read more…

belajar membaca untuk anak (1)

Bagaimana caranya supaya anak cepat belajar membaca? Salah satunya adalah dengan permainan kartu kata dan gambar. Hubungi kami di 089-53-443-700-53 (via WA/SMS) atau kunjungi website kami: belajar-membaca.com

Mengapa Sebaiknya Anda Menggunakan Kartu Belajar Membaca, BCS Card?

Ada banyak kartu pintar untuk belajar membaca. Masing-masing memiliki tujuan dan metode yang berbeda. Kenali tujuan apa yang ingin Anda raih dalam mengajari anak Anda membaca, dan jenis kartu apa yang paling sesuai untuk anak anda.

Belajar membaca adalah tahapan penting dalam perkembangan intelektual anak. Dengan kemampuan membaca, anak-anak akan lebih mudah menyerap pengetahuan tertulis secara mandiri. Lalu bagaimana caranya?

Ada begitu banyak metode yang ditawarkan produsen saat ini. Mungkin Anda bingung mau pilih yang mana. Nah, supaya tak bingung, mari kita petakan cara kerja setiap metode belajar membaca yang ada:

1. Metode Mengeja

Beberapa alat belajar difokuskan untuk memancing anak menghafal huruf lalu mengejanya satu demi satu. Cara ini memang sudah banyak ditinggalkan, namun masih tetap ada yang menggunakannya.

Kelemahan metode ini adalah:

Anak -anak jadi sering merasa terintimidasi saat mereka tidak bisa, apalagi kalau gurunya galak ^_^.

Cara ini juga membuat anak lebih sulit untuk membaca secara lancar, karena sejak awal otaknya tersetel untuk merangkai huruf satu demi satu terlebih dahulu sebelum membaca seluruh kata. 

Kalau tidak segera dibenahi, anak-anak akan mengalami kesulitan ketika membaca buku pelajaran atau soal-soal latihan/ ujian di sekolah. Waktu mereka dihabiskan lebih banyak untuk mengeja dibandingkan dengan memikirkan jawabannya. Biasanya, hal ini dapat membuat anak menjadi frustrasi.

2. Metode Suku Kata (Fonik)

Anda tentu sudah sangat kenal dengan metode suku kata (fonik). Mayoritas buku belajar membaca menggunakan metode ini. 

Caranya, anak diminta untuk menghafal pola suku kata, misalnya: ba-bi-bu-be-bo, ca-ci-cu-ce-co, dan seterusnya hingga huruf z. Setelah itu, anak dilatih merangkaikan suku-suku kata tersebut menjadi sebuah kata. 

Metode ini sebenarnya sangat masuk akal dan tidak memberatkan anak. Syaratnya, guru mengajar dengan dan dalam kondisi emosi yang baik, sehingga dapat menularkan energi positif kepada anak, dan selalu disertai dengan membacakan buku agar anak memiliki ikatan atau rasa butuh terhadap kegiatan membaca.

3. Metode Kata (Fonemik)

Metode kata memang senantiasa menjadi bahan diskusi. Ada yang menganggapnya sebagai metode khayalan, tidak masuk akal, dan pantas untuk ditentang. ^_^

Belajar membaca dengan metode kata memang tidak terfokus pada teknik mengeja atau merangkai suku kata. Anak-anak akan langsung diajak membaca kata. 

Cara kerjanya sederhana, sama dengan ketika kita memberi tahu anak tentang nama-nama benda atau nama sebuah perbuatan. Bedanya, yang kita kenalkan saat membaca bukan semata ujaran lisan, tapi juga dengan tulisan.

Kalaupun dikenalkan nama-nama huruf, anak-anak akan melihat bahwa semuanya langsung dapat difungsikan dalam kata. Dengan metode ini, anak digiring untuk senang membaca dan juga mampu untuk membaca secara mandiri.

Kelemahannya: dengan metode kata, keberhasilan tidak dapat diukur dengan parameter waktu. Semuanya sangat bergantung kepada frekuensi atau seberapa sering anak berinteraksi dengan kata-kata. Oleh karena itu, metode ini sebaiknya diterapkan lebih dini (5-6 tahun), dan tidak terlalu mepet dengan saat anak mau masuk SD.

“Kegiatan belajar membaca, idealnya tak hanya dengan mengenalkan pola-pola bunyi, apalagi dengan memaksa mereka untuk menghafalnya. Berikan juga kepada anak pengalaman untuk mengenal sesuatu yang jauh lebih menarik dan faktual dari sekadar bunyi, yaitu kosakata.”

Ayah dan bunda mungkin bertanya, jadi metode mana yang paling baik?

Intinya, jangan remehkan kemampuan anak!

Setiap kata memiliki pola/suku kata. Otak anak-anak sesungguhnya sangat mampu menyimpulkan aneka pola dari kata-kata tanpa harus diberi tahu. Syaratnya, anak-anak harus sangat sering kita bacakan kata.

Oleh karena itu, jangan heran, anak-anak yang sudah sering dibacakan buku sejak kecil, akhirnya bisa membaca sendiri. Pola-pola suku kata bisa mereka simpulkan sendiri karena mereka sangat sering melihat kombinasi kata di dalam buku.

Apa Manfaat Belajar Membaca dengan Metode Kosakata?

Selain mempermudah anak untuk membaca, kosakata juga akan membantu anak saat berkomunikasi. Semakin banyak variasi kata yang mereka ketahui dan pahami, akan semakin mudah juga bagi mereka untuk menyampaikan pemikiran mereka dan juga memahami pembicaraan atau pemikiran orang lain.

Bagaimana caranya kosakata dapat membuat anak mampu membaca?

Kita dapat membuktikan teori itu dengan mengamati cara anak-anak mengenali nama-nama benda yang ada di sekeliling mereka. Kursi, meja, kasur, bantal, gelas, dan sebagainya, mampu dikenali oleh anak-anak karena kita memperkenalkannya kepada mereka, dan mereka melihat serta berinteraksi langsung dengan benda-benda itu.

Uniknya, kalaupun sebuah gelas misalnya, memiliki bentuk dan warna yang berbeda, percayalah bahwa mereka dapat mengidentifikasi bahwa benda tersebut bernama gelas.

Bukti yang lain adalah dengan mengamati pola harian anak semenjak bayi hingga berumur lima tahun. Jika kita menerapkan sekian banyak kebiasaan yang nyaris sama, misalnya jam makan, jam tidur, jam bermain, jam toilet training, atau tentang bagaimana kita bereaksi saat mereka bersikap baik ataupun saat mereka melakukan kesalahan, anak-anak akan dengan sendirinya mengetahui dan mengingat pola itu meskipun kita tidak menjelaskan secara resmi semua pola kebiasaan itu.

Metode tersebut juga dapat diterapkan untuk mengajarkan keterampilan membaca.

Kita tidak perlu secara sengaja mengenalkan suku kata atau huruf, menuntut mereka untuk menghapalnya, lalu mengujinya saban hari. Ada cara yang lebih ramah anak untuk mengajarkan keterampilan membaca, yaitu memperkenalkan kepada anak bermacam-macam kata yang memiliki makna, yang dalam jangka panjang memang akan sering mereka temui dan akan mereka gunakan.

Untuk tujuan inilah BCS Card hadir.

Apa Itu BCS Card?

BCS card adalah paket kartu yang dapat membantu orang tua/guru untuk memperkenalkan berbagai macam kata kepada anak melalui kegiatan bermain yang santai. Karena dilengkapi dengan kartu gambar, anak akan lebih cepat memahami makna atau bentuk nyata dari setiap kata, dan dengan adanya kartu-kartu huruf, anak bisa sekaligus berlatih mengenali dan menyusun sendiri huruf-huruf yang membentuk kata tersebut.

Apa Saja Isi Paket BCS Card?

  • 100 kartu kata
  • 100 kartu gambar
  • 52 kartu huruf kecil (2 set: dari a-z)
  • 26 kartu huruf kapital (1 set: dari A-Z)
  • Buku panduan cara belajar/bermain

APA KEUNGGULAN BCS Card dibandingkan PRODUK SEJENIS?

Paket kartu sudah dirancang sistematis dan dilengkapi dengan panduan cara memainkannya. Ada target yang jelas namun tetap tidak membebani anak.
Paket kartu dikemas dalam kotak plastik berkualitas, sehingga kartu dapat disimpan lebih rapi dan aman dari cipratan air atau noda.

MANFAAT TAMBAHAN dari BCS Card.

Kartu-kartu ini juga dapat sekaligus berfungsi sebagai alat untuk menstimulasi beberapa hal berikut:

  1. Kosakata
  2. Kepekaan visual dalam mengenali bentuk melalui gambar,
  3. Rasa senang dalam belajar membaca

Harga Paket = Rp. 199.000,- (Belum Termasuk Ongkos Kirim)

Jika Anda berminat, hubungi kami melalui SMS/WA ke 089-53-443-700-53

Dengan format pemesanan: BCS, nama lengkap, alamat lengkap, no. telp.
Contoh: BCS, ari, jl. mungil no.1 banten, 08787666554

Read more…